Apa Itu EPS Saham? Pengertian, Fungsi, dan Cara Menghitung
Unras.com, Jakarta — Apa itu EPS saham menjadi salah satu pertanyaan paling umum di kalangan investor pemula hingga berpengalaman. EPS atau Earning Per Share dikenal sebagai indikator penting untuk menilai kinerja keuangan perusahaan dan potensi keuntungan saham.
Dalam dunia pasar modal, investor tidak hanya melihat harga saham yang naik atau turun, tetapi juga memperhatikan seberapa besar laba yang dihasilkan perusahaan. Di sinilah peran EPS menjadi sangat krusial karena menunjukkan laba bersih yang diperoleh per lembar saham.
Semakin tinggi EPS sebuah perusahaan, semakin besar pula potensi keuntungan yang bisa dinikmati pemegang saham. Namun, memahami EPS tidak cukup hanya melihat angkanya saja, melainkan juga perlu mengetahui cara menghitung, fungsi, serta faktor-faktor yang memengaruhinya.
Artikel ini akan mengulas secara lengkap apa itu EPS saham, mulai dari pengertian, manfaat, cara perhitungan, hingga tips menilai EPS yang baik untuk investasi jangka panjang.
Apa Itu EPS Saham?
EPS atau Earning Per Share adalah rasio keuangan yang menunjukkan besarnya laba bersih perusahaan yang diperoleh untuk setiap saham yang beredar. Dalam bahasa Indonesia, EPS dikenal sebagai laba per saham.
Secara sederhana, EPS membantu investor mengetahui berapa rupiah keuntungan yang dihasilkan perusahaan untuk setiap lembar saham yang dimiliki. Semakin besar EPS, semakin tinggi pula potensi imbal hasil bagi investor, baik melalui dividen maupun kenaikan harga saham.
EPS juga sering digunakan sebagai tolok ukur utama dalam analisis fundamental karena mencerminkan efektivitas perusahaan dalam menghasilkan laba dari kegiatan operasionalnya.
Fungsi EPS dalam Investasi Saham
Mengukur Kinerja Keuangan Perusahaan
EPS menjadi indikator penting untuk menilai seberapa efisien perusahaan dalam menghasilkan keuntungan. EPS yang meningkat dari tahun ke tahun biasanya menunjukkan kinerja perusahaan yang sehat dan stabil.
Menentukan Valuasi Saham
EPS digunakan dalam perhitungan rasio Price to Earnings (P/E), yaitu perbandingan antara harga saham dengan laba per saham. Rasio ini membantu investor menilai apakah harga saham tergolong murah, wajar, atau mahal.
Membantu Prediksi Pertumbuhan
EPS juga menjadi dasar perhitungan rasio PEG (Price to Earnings Growth) yang mempertimbangkan pertumbuhan laba perusahaan. Dengan melihat tren EPS, investor dapat memproyeksikan potensi kinerja perusahaan di masa depan.
Dasar Pembagian Dividen
Banyak perusahaan membagikan dividen berdasarkan laba yang dihasilkan. EPS yang tinggi membuka peluang pembagian dividen yang lebih besar kepada pemegang saham.
Cara Menghitung Earning Per Share (EPS)
Rumus EPS Dasar
EPS = Laba Bersih ÷ Jumlah Saham Beredar
Contoh:
Jika laba bersih perusahaan Rp1 miliar dan jumlah saham beredar 100 juta lembar, maka EPS = Rp10 per saham.
Rumus EPS dengan Saham Preferen
Jika perusahaan memiliki saham preferen, maka perhitungan menjadi:
EPS = (Laba Bersih – Dividen Saham Preferen) ÷ Jumlah Saham Biasa
Perhitungan ini memastikan laba yang dihitung benar-benar menjadi hak pemegang saham biasa.
Faktor yang Mempengaruhi Naik Turunnya EPS
Penyebab EPS Naik
-
Peningkatan laba bersih akibat penjualan naik atau biaya lebih efisien
-
Buyback saham, sehingga jumlah saham beredar berkurang
-
Kinerja operasional membaik yang berdampak langsung pada profitabilitas
Penyebab EPS Turun
-
Penurunan laba bersih akibat penjualan menurun atau biaya meningkat
-
Penambahan saham baru, misalnya melalui rights issue
-
Beban operasional meningkat, sehingga laba tergerus
Perubahan EPS ini biasanya menjadi sinyal awal bagi investor dalam mengevaluasi prospek saham perusahaan.
EPS Saham yang Bagus: Bagaimana Menilainya?
Bandingkan dengan Emiten Sejenis
EPS yang baik sebaiknya dibandingkan dengan perusahaan lain di sektor yang sama. EPS lebih tinggi dari rata-rata industri menunjukkan daya saing yang lebih kuat.
Perhatikan Tren EPS
EPS yang tumbuh secara konsisten dalam beberapa tahun mencerminkan perusahaan dengan prospek bisnis yang sehat dan berkelanjutan.
Evaluasi Bersama Rasio Lain
EPS sebaiknya dianalisis bersama rasio P/E dan PEG agar investor mendapatkan gambaran valuasi saham yang lebih komprehensif.
Hubungkan dengan Dividen
Perusahaan dengan EPS tinggi dan konsisten membagikan dividen umumnya lebih menarik bagi investor yang mengincar pendapatan pasif.
Kesimpulan
Apa itu EPS saham tidak lagi menjadi istilah asing bagi investor yang ingin memahami kinerja perusahaan secara objektif. EPS atau laba per saham merupakan indikator penting dalam analisis fundamental karena menunjukkan seberapa besar keuntungan yang dihasilkan perusahaan untuk setiap lembar saham.
Dengan memahami cara menghitung EPS, fungsi, serta faktor yang memengaruhinya, investor dapat menilai kualitas saham secara lebih akurat. EPS yang tinggi, stabil, dan tumbuh dari tahun ke tahun umumnya mencerminkan perusahaan yang sehat dan berpotensi memberikan imbal hasil optimal dalam jangka panjang.
Namun, EPS sebaiknya tidak digunakan sebagai satu-satunya indikator. Investor tetap perlu mengombinasikannya dengan rasio keuangan lain dan mempertimbangkan kondisi ekonomi serta prospek industri sebelum mengambil keputusan investasi.
FAQ tentang EPS Saham
1. Apa itu EPS saham?
EPS saham adalah laba bersih perusahaan yang dibagi dengan jumlah saham beredar, sehingga menunjukkan keuntungan per lembar saham.
2. Mengapa EPS penting bagi investor?
EPS membantu investor menilai kinerja perusahaan, valuasi saham, serta potensi pertumbuhan laba di masa depan.
3. Apakah EPS tinggi selalu berarti saham bagus?
Tidak selalu. EPS tinggi perlu dianalisis bersama rasio lain seperti P/E, tren laba, dan kondisi bisnis perusahaan.
4. Bagaimana cara menghitung EPS?
EPS dihitung dengan rumus: laba bersih dibagi jumlah saham beredar.
5. Apa perbedaan EPS dasar dan EPS dilusian?
EPS dasar menggunakan saham beredar saat ini, sedangkan EPS dilusian memperhitungkan potensi penambahan saham dari opsi atau obligasi konversi.
