KKI Hadir di Delapan PJP, Transaksi QRIS Kini Terhubung ke Kartu Kredit Indonesia

Editor Jaya Purnama
Waktu baca Menghitung...
Diterbitkan

KKI Hadir di Delapan PJP, Transaksi QRIS Kini Terhubung ke Kartu Kredit Indonesia

Unras.com - Jakarta, Bank Indonesia mencatat penerbitan Kartu Kredit Indonesia (KKI) mencapai 32.457 kartu sejak resmi diluncurkan pada 17 Agustus 2026. Bank sentral menyebut produk tersebut mendapat respons positif dari masyarakat.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta menyampaikan perkembangan itu dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada Rabu, 23 September 2026.

"KKI diluncurkan 17 Agustus 2026 ini dapat respons positif," ujar Filianingsih dalam konferensi pers tersebut.

Penerbit Kartu Kredit Indonesia

Bank Indonesia saat ini memberikan izin penerbitan KKI kepada tujuh bank di Indonesia. Ketujuh bank tersebut mencakup BCA, Bank Mandiri, BNI, BRI, CIMB Niaga, Permata Bank, dan Bank Mega.

Selain tujuh bank tersebut, satu Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) next mover, yaitu Bank Syariah Indonesia (BSI), juga dapat menerbitkan KKI. Dengan demikian, masyarakat memiliki beberapa pilihan PJP saat ingin mengajukan kartu tersebut.

Namun, proses penerbitan tetap mengikuti kebijakan masing-masing PJP. Setiap calon pengguna perlu mengajukan permohonan secara langsung kepada PJP yang menerbitkan KKI.

Cara Mengajukan KKI

Masyarakat dapat mendaftar melalui PJP penerbit KKI. Setelah itu, PJP akan menjalankan proses verifikasi, persetujuan, dan aktivasi sesuai prosedur yang berlaku.

Karena setiap PJP memiliki kebijakan masing-masing, calon pengguna perlu mengikuti tahapan yang ditetapkan oleh bank atau penyedia jasa pembayaran pilihannya. Proses tersebut mencakup pengajuan hingga kartu siap digunakan.

Dengan mekanisme ini, KKI terhubung dengan layanan pembayaran digital yang sudah digunakan masyarakat. Selain itu, pengguna dapat memanfaatkan kartu tersebut sebagai sumber dana dalam transaksi QRIS.

Mekanisme Transaksi KKI melalui QRIS

Pengguna dapat memakai KKI melalui fitur QRIS pada aplikasi pembayaran. Caranya, pengguna memilih fitur QRIS, lalu menetapkan KKI sebagai sumber dana sebelum melanjutkan transaksi.

QRIS menyediakan beberapa pilihan transaksi. Pengguna dapat memilih QRIS MPM, QRIS CPM, atau QRIS TAP sesuai fasilitas yang tersedia pada merchant dan aplikasi pembayaran.

  • QRIS MPM: pengguna memindai kode QRIS yang tersedia di merchant offline.
  • QRIS CPM: pengguna menampilkan kode QRIS dari aplikasi pembayaran.
  • QRIS TAP: pengguna mendekatkan ponsel ke terminal pembayaran QRIS TAP.

Setelah memilih salah satu fitur tersebut, pengguna memilih KKI sebagai sumber dana. Selanjutnya, pengguna menyelesaikan transaksi QRIS seperti biasa.

Perkembangan Penerbitan KKI

Pencapaian 32.457 penerbitan menunjukkan perkembangan KKI sejak peluncurannya pada 17 Agustus 2026. Bank Indonesia menyampaikan bahwa masyarakat memberikan respons positif terhadap kartu tersebut.

Sementara itu, izin penerbitan masih melibatkan tujuh bank dan satu PJP next mover. Ke depan, penggunaan KKI akan berjalan melalui prosedur masing-masing PJP serta dukungan fitur QRIS sebagai kanal transaksi.

Dengan dukungan tersebut, pengguna dapat memakai KKI untuk transaksi melalui pemindaian kode QR, penampilan QRIS CPM, maupun teknologi QRIS TAP. Mekanisme ini membuat penggunaan kartu terintegrasi dengan berbagai pilihan transaksi QRIS.

Jaya Purnama
Sekedar Berbagi Informasi seputar Kehidupan