UNRAS.COMBerita Terkini • Aktual • Terpercaya
POSTINGAN POPULER

Aksi LSMB di Kejati Lampung Berjalan Tertib, Ratusan Massa Dikawal Polisi

Ditulis oleh Jaya PurnamaDipublikasikan 28 Agustus 2026

Unras.com - Bandar Lampung, polisi mengerahkan 107 personel untuk mengamankan aksi unjuk rasa LSMB bersama masyarakat Pesawaran di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, Kamis (27/8/2026)

Aksi LSMB di Kejati Lampung Berjalan Tertib, Ratusan Massa Dikawal Polisi

Aksi tersebut berlangsung dengan pengamanan kepolisian sejak massa mulai berkumpul hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai. Pengamanan dilakukan untuk memastikan penyampaian aspirasi berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Massa yang berjumlah sekitar 200 orang sebelumnya berkumpul di samping Hotel Akar, Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Gulak Galik, Kecamatan Telukbetung Utara, Bandar Lampung. Setelah itu, peserta bergerak menuju Kantor Kejati Lampung menggunakan kendaraan secara konvoi.

Pergerakan massa mendapat pengawalan personel Samapta Polresta Bandar Lampung. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban selama perjalanan sekaligus mengantisipasi gangguan terhadap pengguna jalan lainnya.

Polisi Kerahkan 107 Personel

Kasi Humas Polresta Bandar Lampung AKP Agustina Nilawati mengatakan, 107 personel disiagakan untuk mengamankan seluruh rangkaian aksi. Personel mulai diterjunkan ketika massa berkumpul hingga kegiatan berlangsung di depan Kantor Kejati Lampung.

Menurut Agustina, pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis. Polisi tetap menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum.

“Sebanyak 107 personel kami siagakan untuk mengamankan seluruh rangkaian aksi. Pengamanan dilakukan secara humanis dengan tetap menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum,” kata Agustina.

Selain mengawal massa, polisi menempatkan personel di sejumlah titik. Penempatan tersebut bertujuan mengantisipasi gangguan keamanan dan menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Polisi juga mengimbau peserta aksi mematuhi aturan selama menyampaikan aspirasi. Peserta diminta tidak melakukan tindakan yang dapat melanggar hukum.

Massa Sampaikan Aspirasi di Depan Kejati Lampung

Setelah tiba di depan Kantor Kejati Lampung, massa menyampaikan sejumlah aspirasi. Salah satu isu yang disuarakan berkaitan dengan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang mereka kaitkan dengan Bupati Pesawaran, NI.

Massa mendesak aparat penegak hukum mengusut dugaan TPPU tersebut. Selain itu, mereka meminta Kejati Lampung menindaklanjuti dugaan TPPU yang dikaitkan dengan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kabupaten Pesawaran tahun 2022.

Dalam aksi tersebut, peserta membawa berbagai perlengkapan untuk menyampaikan tuntutan. Mereka menggunakan spanduk dan poster sebagai bagian dari penyampaian aspirasi.

Sementara itu, pengeras suara dari mobil komando digunakan untuk menyampaikan tuntutan kepada pihak terkait. Aksi berlangsung di depan Kantor Kejati Lampung dengan pengawalan aparat kepolisian.

Dugaan yang disampaikan peserta aksi tersebut menjadi bagian dari aspirasi yang mereka minta untuk ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum. Polisi dalam hal ini berfokus pada pengamanan agar kegiatan penyampaian pendapat berlangsung tertib.

Pengamanan Dilakukan Secara Persuasif

AKP Agustina Nilawati menegaskan pendekatan persuasif menjadi bagian penting dalam pengamanan aksi. Polisi mengimbau peserta tetap menjaga ketertiban selama menyampaikan pendapat.

“Kami mengimbau peserta aksi tetap tertib, tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum, serta mengikuti ketentuan dalam menyampaikan pendapat. Polisi akan terus mengawal agar aksi berjalan aman dan kondusif,” ujarnya.

Selain menjaga massa aksi, personel kepolisian juga memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitar lokasi. Pengawalan dilakukan agar aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan dan pergerakan kendaraan tidak terganggu.

Dengan demikian, pengamanan tidak hanya berfokus pada lokasi utama aksi. Polisi juga mengantisipasi potensi gangguan di titik-titik yang dilalui massa saat menuju Kantor Kejati Lampung.

Aksi Berlangsung Aman dan Terkendali

Pengamanan terus dilakukan hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai. Selama pelaksanaan aksi, situasi disebut tetap terpantau aman dan terkendali.

Kehadiran personel kepolisian menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat dan kebutuhan menjaga keamanan serta ketertiban umum.

Massa sebelumnya bergerak secara konvoi dari kawasan Jalan Wolter Monginsidi menuju Kantor Kejati Lampung. Pengawalan Samapta Polresta Bandar Lampung dilakukan selama perjalanan untuk memastikan konvoi berlangsung tertib.

Di sisi lain, polisi juga mengingatkan peserta agar menjalankan aksi sesuai ketentuan yang berlaku. Pendekatan tersebut dilakukan agar penyampaian aspirasi tidak berkembang menjadi tindakan yang mengganggu keamanan maupun aktivitas masyarakat.

Poin utama pengamanan aksi

  • Sebanyak 107 personel Polresta Bandar Lampung dikerahkan.
  • Massa aksi berjumlah sekitar 200 orang.
  • Peserta berkumpul di kawasan Jalan Wolter Monginsidi.
  • Massa bergerak menuju Kantor Kejati Lampung secara konvoi.
  • Personel Samapta mengawal perjalanan massa.
  • Aspirasi berkaitan dengan dugaan TPPU yang dikaitkan dengan Bupati Pesawaran, NI.
  • Massa meminta dugaan tersebut diusut dan ditindaklanjuti.
  • Polisi mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.
  • Situasi hingga kegiatan selesai tetap aman dan terkendali.

Polisi Ingatkan Peserta Tetap Tertib

Pengamanan aksi unjuk rasa menjadi penting karena kegiatan berlangsung di ruang publik dan melibatkan pergerakan massa. Karena itu, polisi menempatkan personel pada sejumlah titik untuk menjaga keamanan sekaligus mengantisipasi gangguan lalu lintas.

Peserta aksi juga diimbau menyampaikan pendapat secara tertib. Terlebih lagi, kegiatan berlangsung di kawasan yang menjadi bagian dari aktivitas masyarakat Bandar Lampung.

Meskipun begitu, polisi tetap memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Pengamanan dilakukan dengan pendekatan humanis agar kegiatan berjalan tanpa menimbulkan gangguan keamanan.

Dengan berakhirnya seluruh rangkaian aksi dalam kondisi aman dan terkendali, pengamanan Polresta Bandar Lampung berjalan sesuai tujuan. Aparat tetap mengawal kegiatan masyarakat sambil menjaga situasi di sekitar Kantor Kejati Lampung.

Kesimpulan

Aksi unjuk rasa LSMB bersama masyarakat Kabupaten Pesawaran di depan Kantor Kejati Lampung mendapat pengamanan dari 107 personel Polresta Bandar Lampung. Sekitar 200 peserta mengikuti aksi dan menyampaikan aspirasi terkait dugaan TPPU yang mereka kaitkan dengan Bupati Pesawaran, NI.

Polisi mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis selama pengamanan. Selain mengawal massa, personel juga menjaga arus lalu lintas serta keamanan di sejumlah titik. Hingga seluruh kegiatan berakhir, situasi dilaporkan tetap aman dan terkendali.

FAQ

Berapa personel yang mengamankan aksi?

Sebanyak 107 personel Polresta Bandar Lampung dikerahkan untuk mengamankan seluruh rangkaian aksi.

Berapa jumlah massa yang mengikuti aksi?

Massa aksi berjumlah sekitar 200 orang.

Di mana massa menyampaikan aspirasi?

Massa menyampaikan aspirasi di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Lampung.

Apa yang menjadi aspirasi massa?

Massa mendesak aparat penegak hukum mengusut dugaan TPPU yang mereka kaitkan dengan Bupati Pesawaran, NI, termasuk dugaan TPPU terkait proyek SPAM Kabupaten Pesawaran tahun 2022.

Bagaimana kondisi aksi setelah selesai?

Pengamanan dilakukan hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai. Situasi tetap terpantau aman dan terkendali.