Massa LSMB Demo Dua Lokasi, Bandar Lampung Tetap Kondusif
Unras.com - Bandar Lampung – Massa LSMB demo di Bandar Lampung dengan menggelar aksi unjuk rasa di dua lokasi berbeda pada Selasa, 12 Mei 2026. Untuk memastikan situasi tetap aman dan tertib, Polresta Bandar Lampung menyiagakan sebanyak 101 personel.
Aksi tersebut dilakukan oleh LSMB atau Lembaga Swadaya Masyarakat Bersatu Provinsi Lampung. Massa menyampaikan sejumlah tuntutan terkait dugaan korupsi dan penyimpangan proyek di lingkungan pemerintah daerah.
Selain itu, demonstrasi juga berlangsung dengan tertib. Polisi melakukan pengamanan secara humanis agar kegiatan penyampaian pendapat di muka umum tidak mengganggu ketertiban masyarakat.
Massa LSMB Demo di Bandar Lampung Berlangsung di Dua Lokasi
Aksi unjuk rasa ini diikuti sekitar 20 orang. Lokasi pertama berada di Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung, Jalan Pulau Sebesi, Kecamatan Sukarame.
Setelah menyampaikan aspirasi di lokasi tersebut, massa bergerak menuju Kantor Kejaksaan Tinggi Lampung di Jalan Jaksa Agung R Soeprapto, Telukbetung Selatan.
Perpindahan lokasi dilakukan sekitar pukul 10.10 WIB. Di depan Kantor Kejati Lampung, peserta aksi kembali melakukan orasi dan membentangkan poster tuntutan.
Tuntutan yang Disampaikan Massa
Dalam aksinya, massa menyoroti sejumlah dugaan penyimpangan, antara lain:
- Dugaan korupsi, kolusi, dan nepotisme di Dinas PU Kota Bandar Lampung.
- Dugaan gratifikasi dalam pelaksanaan proyek infrastruktur.
- Dugaan masalah pada peningkatan Jalan Cikditiro Ujung.
- Dugaan penyimpangan pembangunan drainase di Jalan Palapa 10.
- Dugaan ketidaksesuaian pengadaan material HRS tahun 2025 dan 2026.
- Dugaan tindak pidana pencucian uang pada proyek SPAM Pesawaran 2022.
Menurut peserta aksi, seluruh dugaan tersebut perlu ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum secara terbuka dan profesional.
Polisi Siagakan 101 Personel untuk Pengamanan
Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati, mengatakan pengamanan dilakukan untuk menjaga situasi tetap kondusif.
Menurutnya, seluruh personel diterjunkan untuk mengawal jalannya aksi dari awal hingga selesai. Pendekatan yang digunakan bersifat persuasif dan humanis.
“Sebanyak 101 personel kami siagakan untuk melakukan pengamanan dan pengawalan aksi unjuk rasa dari LSMB Provinsi Lampung,” ujar Agustina.
Ia menambahkan, penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak setiap warga negara. Namun, kegiatan tersebut tetap harus dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku.
Soroti Dugaan Korupsi dan Kasus SPAM Pesawaran
Saat berada di Kantor Dinas PU, massa memfokuskan tuntutan pada proyek-proyek yang diduga bermasalah. Mereka meminta penyelidikan mendalam terhadap penggunaan anggaran.
Sementara itu, di Kantor Kejati Lampung, tuntutan bergeser pada dugaan tindak pidana pencucian uang dalam proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kabupaten Pesawaran tahun 2022.
Massa berharap aparat penegak hukum dapat memproses laporan tersebut secara serius. Karena itu, mereka meminta penyidikan dilakukan secara transparan.
Doa Bersama untuk Bripka Arya Supena
Menjelang akhir aksi, peserta demonstrasi menggelar doa bersama. Mereka mengirimkan Surat Al-Fatihah untuk Bripka (Anumerta) Arya Supena.
Anggota Polri tersebut gugur saat menggagalkan aksi pencurian kendaraan bermotor di Bandar Lampung. Momen doa berlangsung khidmat dan diikuti seluruh peserta.
Selain menjadi bentuk penghormatan, kegiatan itu juga menunjukkan solidaritas terhadap aparat yang gugur saat menjalankan tugas.
Aksi Berakhir Aman dan Kondusif
Massa LSMB demo di Bandar Lampung berakhir sekitar pukul 11.15 WIB. Seluruh peserta membubarkan diri dengan tertib tanpa insiden.
Polresta Bandar Lampung mengapresiasi peserta aksi yang menjaga ketertiban selama demonstrasi berlangsung.
AKP Agustina Nilawati menyatakan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif. Menurutnya, kerja sama antara aparat dan peserta aksi menjadi kunci terciptanya situasi yang terkendali.
Aksi ini sekaligus menegaskan bahwa penyampaian aspirasi dapat berlangsung damai selama semua pihak mematuhi aturan. Selain itu, pengamanan yang terukur membantu menjaga stabilitas keamanan di Kota Bandar Lampung.
